#SalamHebat! Selamat Bergabung di Kelas Kami

Kelas-kelas yang kita masuki hari ini adalah bagian dari kelas yang akan kita berikan senyuman di masa depan. Maka bersemangatlah menjemput dan beraksi di kelas impianmu!

Buat kelasmu makin menarik dan mudah disini!

Halaman Kelas. Kelas Utama. Kelas Sinema. Kelas Bermain. Kelas Berita Terupdate. Kelas Inspirasi. Wali Kelas.

#Salam! Ayo Bergabung di Kelas Kami

Tidak Ada Anak Bodoh, Yang Ada Hanya Anak Malas

#SalamSigap! Persiapkan dirimu dari sekarang!

Pesaingmu bisa jadi adalah teman-teman yang pintar dan tidak malas sehingga persaingan ketat. Persiapkan dirimu di kelas-kelas terbaik disini!

#SalaMultiDimensi

"Kenalilah Musuhmu dan Kenalilah Driimu Sendiri Maka Kamu Tak Akan Terkalahkan Dalam Ratusan Peperangan" (Sun Tzu-The Art of War)

Rabu, 28 Mei 2014

IPA atau IPS yaaah? :/


Perbedaan Peminatan Akademik IPA dan IPS
IPA= Ilmu Pengetahuan Alam
IPA itu lebih condong mempelajari tentang sesuatu yg sudah ada sejak dulu dan apa penyebabnya .. ilmunya, ilmu murni ..
Misalnya ..
bumi itu bulat ... kenapa benda yg ada di atas bumi tidak berserakan ke angkasa padahal bumi berputar pada porosnya ..???
*gak ada kemungkinan" laennya ..
Misalnya ..
1+1 jwabannya pasti 2
*g ada kemungkinan
1+1=3 atau1+1= 4

IPS= ILmu Pengetahuan Sosial
IPS itu lebih condong ke sosialnya .. mempelajari tentangbudaya, tata cara berkehidupan masyarakat ..dan tidak terikat sama 1 jawaban,masih adakemungkinan-kemungkinan lainnya ..
misalnya ..
apa yang menyebabkan jakarta macet ..??
jawabannya pasti banyak kan ..
karena banyak pengendarai yang tidak patuh pada peraturan lalu lintas lah ..
karena pertambahan kendaraan lebih banyak/ cepat daripada pertambahan/ pelebaran jalan ..dll.
kalau masalah di bilang anak IPS bandel ... tu tergantung orangnya ..tergantung kitanya, bisa nggak ngontrol diri, bisa nggak nyari temen yang mendukung kita dalam belajar ..???
jangan mau di bilang pintar, pintar itu karena baca buku mulu ...
tapi banggalah kalau di bilang cerdas .. karena cerdas itu lebih luas cangkupannya .. bisa kreativ, punya ide yang cemerlang, inovativ dan yang jelas nggak perpatokan pada buku ..inget pinter belum tentu cerdas..
tapi cerdas sudah pasti pinter ..
mau pilih yang mana ..??
pilih yang kamu minati? .. pelajaran mana yang kamu suka ..
kalo suka itung"an .. yah pilih IPA, klo suka sama olahraga, atau bahasa ..plih IPS ..
Okay? met memilih .. :)
Kelebihan dan Kekurangan Memilih Peminatan Akademik IPA Dan IPS
IPA:
sebagian org banyak memilih IPA karena jurusan ini dapat mengambil jurusan IPS maupun IPA sendiri pada waktu memilih jurusan ketika kuliah.
tetapi, jurusan ini juga mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri.
kelebihan:
1. Dapat mengambil jurusan apa saja ketika kuliah
2. Pelajaran matematika yang diterapkan lebih banyak
3. Jika ingin mengambil jurusan ipa tentu akan lebih muda
kekurangan:
1. Jika mengambil jurusan ips pada waktu kuliah nanti (ekonomi misalnya) akan mengalami kesulitan pada mata kuliah pengantar akuntansi. Apalagi jika dosen yang mengajar itu menganggap para mahasiswa/i harus mencari ilmu sendiri
2. Lebih spesifik pada pelajaran ilmu alam. Dan sedikit untuk mengetahui realita2 sosial yang ada di masyarakat. (karena tidak mendapat pelajaran sosial)


IPS
kelebihan:
1. ketika memasuki kuliah yang berilmu sosial seperti ekonomi. tidak terlalu mengalami kesulitan
2. penekanan untuk belajar mengenai kehidupan sosial yang ada
3. menyadari tentang kehidupan sekeliling (sosial)

kekurangan:
Sulit memasuki jurusan IPA ketika kuliah (baca: bukan tidak bisa! jurusan ini tetap bisa, hanya saja kalau mau masuk jurusan ipa nantinya, harus belajar lagi. tapi tetap bisa)

Jadi, sebenarnya tidak ada jrusan yang lebih "baik" secara umum. baik buruknya jurusan tegantung cita2 sendiri. Sekarang balik ke kamu sendiri. cita2 nya jadi apa. kalau ingin jadi dokter atau arsitektur saya sarankan masuk IPA
tapi, jika ingin masuk jurusan ekonomi sora chan sarankan masuk jurusan IPS. Karena, kalau baru pertama kali menemui mata kuliah akuntansi ketika kuliah akan menyusahkan kmu sendiri lho. karena di sma itu dasarnya.

Fakultas yang dapat dimasuki IPA: Semua jurusan
Fakultas yang dapat dimasuki IPS:
Semua jurusan. (tidak spesifik pada kedokteran dan tekhnik)
tapi, seperti psikologi itu dapat dimasuki sama hal nya dengan IPA.
Jadi pilih lah peminatan yang sesuai dengan bakat dan kemampuan yang kamu miliki, jangan pernah mengikuti atau sekedar ikut-ikutan teman saja. Sebab pilihan kamu akan menentukan masa depanmu J


semoga sukses J J J  

nilai blog kami yuuuk :)



haloooo teman-teman, sebelumnya kami mau mengucapkan terimakasih untuk kamu yang udah mau melihat blog kami, semoga blog ini dapat bermanfaat untuk pilihan karir atau pekerjaan kamu di masa depan. saat ini kami membutuhkan penilaian untuk blog ini, agar dapat menjadi bahan evaluasi kami  untuk bisa menmberikan layanan blog yang lebih baik.


 caranya mudah banget, kamu tinggal klik di sini




semoga menginspirasi kalian

Saatnya kita mulai

semoga video ini bisa bermanfaat dan dapat menginspirasi kamu untuk bisa memulai membuat perubahan yang baru :))





Inspirasi untuk berkarya




semoga dapat menginspirasi kalian untuk bisa lebih berkarya :))


Si Anak Singkong


Semoga video di atas bisa mengungah semangat kalian ya adik..adik... :)


Mimpi sejuta Dollar Merry Riana


Semoga video ini memacu kamu untuk mencaai cita-cita mu setinggi langit y ..

90 Persen Siswa Meminati IPA Di Tengah Jalan ada yang Pindah ke IPS


JAKARTA - Implementasi Kurikulum 2013 terus dievaluasi. Diantaranya adalah sistem peminatan untuk siswa SMA. Kepala Unit Implementasi Kurikulum (UIK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tjipto Sumadi menerima laporan, 90 persen siswa SMA meminati jurusan IPA.
Seperti diketahui dalam pelaksanaan kurikulum baru itu, penjurusan di jenjang SMA dilaksanakan mulai dari kelas satu. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, dimana penjurusan dilaksanakan mulai kelas dua.
Kondisi di lapangan menunjukkan banyak siswa baru di SMA yang ditunjuk menjalankan Kurikulum 2013 meminati jurusan IPA. Selain muncul dari siswa sendiri, peminatan itu ternyata diintervensi juga dari orangtua. Orangtua biasanya memilih jurusan IPA, dengan pertimbangan bisa memilih jurusan apapun saat kuliah nanti."Apakah jurusan IPS juga tidak bisa memilih program studi apapun nanti ketika kuliah," ujar Tjipto dalam forum diskusi di Perpustakaan Kemendikbud kemarin.
Meskipun banyak siswa baru yang memilih peminatan jurusan IPA, ternyata beberapa bulan kemudian banyak yang rontoh dan pindah ke IPS. Alasannya adalah ragu atau tidak bisa mengikuti seluruh pelajaran yang ada di jurusan IPA.Tjipto menegaskan jurusan IPA maupun IPS sama-sama memiliki kesempatan kuliah termasuk untuk berebut pasar kerja. Dia bahkan menuturkan, anak-anak jurusan IPA yang kuliah di bidang teknik akan menjadi insinyur. "Insinyur itu kan tukang sebenarnya," katanya lantas tertawa.
Sedangkan untuk siswa-siswa yang dulunya jurusan IPS saat SMA, kemudian kuliah di prodi sosial justru bisa menjadi pemimpin perusahaan besar. Dia menegaskan masyarakat saat ini masih menganggap jurusan IPA itu lebih top ketimbang jurusan IPS. Padahal secara akademik, kedua jurusan itu sejajar. Tidak ada unsur strata di kedua jurusan itu. Tjipto mengatakan untuk siswa SMA baru yang mendapftar pertengahan tahun ini (tahun pelajaran 2014-2015), sudah dipersiapkan peminatannya sejak di bangku kelas 3 SMP. Sehingga nanti ketika memilih peminatan di jenjang SMA, mereka tidak gamang. Selain itu juga tidak terkesan diintervensi orangtua.
Saat ini seluruh siswa kelas 3 SMP, khususnya yang ingin melanjutkan di jenjang SMA, mendapat pendampingan intensif dari guru bimbingan konseling. Tujuan pendampingan itu adalah, memetakan siswa itu meminati jurusan IPA atau IPS. Selain itu rekam jejak akademiknya selama di banku SMP juga akan menjadi pertimbangan.

Tjipto menegaskan bahwa peminatan di jenjang SMA itu tidak bisa dipaksakan. Tetapi sistem peminatan ini tidak menutup kemungkinan ada perubahan dalam beberapa bulan setelah siswa mulai belajar. Dia juga mengapresiasi aturan di sejumlah daerah yang mewajibkan penentuan peminatan melampirkan hasil konsultasi dengan psikolog. (wan)


Selasa, 27 Mei 2014

hallo, teman-teman kalian sudaaah melihat blog KPK (Kelas Pojok Karir) kan? naaah menurut kalian blog ini kayak gimana sih? seru kah? bermanfaatkah? atau biasa aja? naaaah kita butuh penilaian dari kalian agar bisa di jadiin untuk bahan evaluasi.
Jadi, diharapkan untuk di isi yaaah

klik ini  https://docs.google.com/forms/d/15BPa3rdEEg1fHS8-Y1hjgVhjrG0N6Mr6m8mXSFCJy9A/viewform?fbzx=7221179873836309108
 
makasi sudah mengunjungi blog ini dan terimakasi sudah mau mengisi penilaian untuk kami. semoga blog ini bisa bermanfaat dan bisa membantu kamu dalam memilih karirmu di masa depan :))

Kamis, 15 Mei 2014

Effect on Our Career

 


"Apa sih karir itu? Lalu, pentingnya buat kita apa? ah bingung mikiriinnya.."

percakapan di atas sering banget kita denger di lingkungan kita.. kalo udah gitu enaknya ngapain dong? "searching bingung bacanya, dengerin orang ngomong juga pusing.."
Nah, pilihan pas adalah dengan kamu mengklik video tentang kepribadian yang berpengaruh terhadap karir kamu ke depannya.. penasaran apa isi video yang sangat bermutu ini? Ayo, ayo klik sekarang :)



 Kisah 4 Lilin





video ini adalah kisah tentang 4 lilin yang masing-masing lilin mempunyai sifat dan karakter yang berbeda-beda. manakah dari keempat lilin ini yang menggambarkan diri kamu? yuk saksikan video ini bersama sama




Daftar Urut Passing Grade SMA di Jakarta


Nilai udah dikantong, restu orang tua juga udah, yang belum adalah, mau masuk SMA manaa daku? begitulah pertanyaan yang sering muncul saat penguman nilai UN keluar. Memilih sekolah lanjutan tentunya ngga bisa asal-asalan, banyak pertimbangan yang harus diperhatikan. SMA adalah salah satu gerbang menuju masa depan kamu yang lebih cerah, mendekatkan kamu pada mimpi-mimpi yang udah lama kamu catet baik-baik. 

Seperti diketahui dalam pelaksanaan kurikulum baru itu, penjurusan di jenjang SMA dilaksanakan mulai dari kelas satu. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, dimana penjurusan dilaksanakan mulai kelas dua. Khususnya kamu yang tinggal di daerah Jakarta, berikut ini kami sajikan Passing Grade SMA di Jakarta, agar kamu bisa mengukur berbagai hal seperti jarak rumah ke sekolah, nilai kamu, dan lain-lain.
 


So, ayo mulai dengan mencari sekolah yang baik, agar mengahsilkan hasil yang terbaik dan sesuai dengan harapan kamu

PASSING GRADE SE-SMA DKI JAKARTA TAHUN 2014/2015

NAMA SEKOLAH
TERENDAH
TERTINGGI
RATA-RATA
SMA Negeri 1
8.200
9.563
8.58
SMA Negeri 2
7.813
9.563
8.51
SMA Negeri 4
7.613
9.175
8.05
SMA Negeri 5
6.700
9.338
7.44
SMA Negeri 6
8.900
9.775
9.09
SMA Negeri 7
6.638
9.113
7.12
SMA Negeri 9
7.450
8.950
7.89
SMA Negeri 10
4.488
8.525
5.98
SMA Negeri 11
7.000
8.913
7.57
SMA Negeri 12
8.900
9.838
9.13
SMA Negeri 14
8.800
9.625
9.04
SMA Negeri 15
4.850
9.063
5.72
SMA Negeri 16
7.275
9.238
7.8
SMA Negeri 17
5.038
8.100
6.15
SMA Negeri 18
4.700
8.813
6.13
SMA Negeri 19
5.000
7.988
6.27
SMA Negeri 20
5.325
7.900
6.13
SMA Negeri 22
7.013
9.563
7.5
SMA Negeri 23
6.788
9.188
7.24
SMA Negeri 24
7.613
8.975
7.96
SMA Negeri 25
6.463
9.075
6.98
SMA Negeri 26
9.188
9.850
9.37
SMA Negeri 27
6.575
9.200
7.12
SMA Negeri 29
8.300
9.775
8.63
SMA Negeri 30
6.863
9.038
7.42
SMA Negeri 31
7.888
9.563
8.3
SMA Negeri 32
7.900
9.100
8.26
SMA Negeri 33
8.113
9.588
8.61
SMA Negeri 34
9.238
9.788
9.4
SMA Negeri 35
7.163
9.275
7.85
SMA Negeri 36
7.288
9.175
7.75
SMA Negeri 37
7.838
9.275
8.25
SMA Negeri 38
8.850
9.588
9.07
SMA Negeri 39
9.150
9.775
9.32
SMA Negeri 40
5.438
8.963
6.33
SMA Negeri 41
5.275
8.098
6.01
SMA Negeri 42
8.288
9.563
8.52
SMA Negeri 43
7.363
9.375
7.84
SMA Negeri 44
8.338
9.400
8.56
SMA Negeri 45
5.675
9.288
6.53
SMA Negeri 46
8.300
9.463
8.59
SMA Negeri 47
9.063
9.725
9.28
SMA Negeri 48
8.975
9.688
9.16
SMA Negeri 49
8.613
9.588
8.85
SMA Negeri 50
7.488
9.200
7.85
SMA Negeri 51
7.275
9.413
7.64
SMA Negeri 52
6.600
9.638
7.6
SMA Negeri 53
8.025
9.063
8.32
SMA Negeri 54
8.625
9.613
8.85
SMA Negeri 55
8.375
9.338
8.65
SMA Negeri 56
6.725
9.500
7.14
SMA Negeri 57
7.250
8.950
7.59
SMA Negeri 58
8.138
9.325
8.42
SMA Negeri 59
7.850
9.425
8.15
SMA Negeri 60
8.188
9.225
8.44
SMA Negeri 62
8.475
9.250
8.71
SMA Negeri 63
8.313
9.650
8.58
SMA Negeri 64
7.500
9.100
7.79
SMA Negeri 65
8.288
9.400
8.58
SMA Negeri 66
8.538
9.450
8.81
SMA Negeri 67
8.438
9.600
8.72
SMA Negeri 71
9.025
9.725
9.24
SMA Negeri 72
5.800
9.288
6.78
SMA Negeri 73
6.075
9.075
6.81
SMA Negeri 74
7.838
9.400
8.21
SMA Negeri 75
7.050
9.438
7.87
SMA Negeri 76
6.225
8.563
6.8
SMA Negeri 77
8.763
9.638
9.03
SMA Negeri 79
7.213
9.138
7.63
SMA Negeri 80
6.613
9.188
7.49
SMA Negeri 82
8.700
9.513
8.87
SMA Negeri 83
4.488
8.138
5.77
SMA Negeri 84
7.588
9.375
8.01
SMA Negeri 85
7.950
9.563
8.25
SMA Negeri 86
8.000
9.575
8.3
SMA Negeri 87
8.375
9.463
8.66
SMA Negeri 88
7.625
9.300
8.02
SMA Negeri 89
7.163
9.413
7.94
SMA Negeri 90
8.725
9.475
8.97
SMA Negeri 91
8.700
9.625
8.92
SMA Negeri 92
5.600
8.263
6.41
SMA Negeri 93
7.350
9.125
7.66
SMA Negeri 94
7.200
9.175
7.64
SMA Negeri 95
6.963
9.200
7.34
SMA Negeri 96
6.738
8.725
7.25
SMA Negeri 97
7.900
9.463
8.19
SMA Negeri 98
8.413
9.388
8.7
SMA Negeri 99
8.663
9.525
8.89
SMA Negeri 100
7.088
8.800
7.45
SMA Negeri 101
7.513
9.125
7.83
SMA Negeri 102
5.263
9.113
6.46
SMA Negeri 103
8.438
9.500
8.72
SMA Negeri 104
7.725
9.413
8.09
SMA Negeri 105
7.888
9.000
8.16
SMA Negeri 106
7.738
8.925
8.09
SMA Negeri 107
6.725
9.063
7.32
SMA Negeri 108
7.638
9.088
7.88
SMA Negeri 109
8.088
9.175
8.41
SMA Negeri 110
4.550
8.625
6
SMA Negeri 111
5.875
9.063
6.84
SMA Negeri 112
8.475
9.525
8.81
SMA Negeri 113
7.550
9.075
8.01
SMA Negeri 114
4.225
7.750
5.55
SMA Negeri 115
4.675
9.200
6.04